Skip to content

Alasan Pemerintah menaikkan Harga BBM 1 April 2012

9 Maret 2012

Alasan Pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi pada 1 April 2012

UU No. 22 Tahun 2011 tentang APBN 2012 mengatur pula tentang alokasi anggaran yang berkaitan dengan subsidi BBM dan jelas  menyatakan tidak akan menaikkan harga BBM. Dikarenakan rencana Pemerintah ingin menaikkan harga BBM pada 1 April 2012 haruslah dilakukan pembahasan RAPBN-P yang melibatkan DPR agar kenaikan itu mempunyai dasar hukum.

Berikut Pasal 7 dalam UU No. 22 Tahun 2011 tentang APBN 2012 terutama ayat (6) yang harus  direvisi terlebih dahulu sebelum 1 April 2012::

Pasal 7
(1)  Subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis tertentu dan bahan bakar gas cair (liquefied petroleum gas(LPG)) tabung 3 (tiga) kilogram Tahun Anggaran 2012 direncanakan sebesar Rp123.599.674.000.000,00 (seratus dua puluh tiga triliun lima ratus sembilan puluh sembilan miliar enam ratus tujuh puluh empat juta rupiah), dengan volume BBM jenis tertentu sebanyak 40.000.000 KL (empat puluh juta kiloliter).
(2)  Dari volume BBM jenis tertentu sebanyak 40.000.000 KL (empat puluh juta kiloliter) sebagaimana dimaksud pada ayat (1), sebanyak 2.500.000 KL (dua juta lima ratus ribu kiloliter) BBM jenis premium tidak dicairkan anggarannya dan akan dievaluasi realisasinya dalam APBN Perubahan Tahun Anggaran 2012.
(3)  Dalam hal hasil evaluasi volume BBM jenis premium sebanyak 2.500.000 KL (dua juta lima ratus ribu kiloliter) sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat dihemat dalam APBN Perubahan Tahun Anggaran 2012, anggaran dari penghematan volume BBM jenis premium tersebut akan dialihkan untuk belanja infrastruktur, pendidikan, dan cadangan risiko fiskal dalam APBN Perubahan Tahun Anggaran 2012.
(4)  Pengendalian anggaran subsidi BBM jenis tertentu dan bahan bakar gas cair (liquefied petroleum gas(LPG)) tabung 3 (tiga) kilogram dalam Tahun Anggaran 2012 dilakukan melalui pengalokasian BBM bersubsidi secara lebih tepat sasaran dan kebijakan pengendalian konsumsi BBM bersubsidi.
(5)  Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) untuk perhitungan subsidi BBM jenis tertentu sebesar 5% (lima persen).
(6)  Harga jual eceran BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan.
(7)  Subsidi BBM jenis tertentu dan LPG tabung 3 (tiga) kilogram sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sudah termasuk PPN sesuai dengan ketentuan peraturan  perundang-undangan.

Presiden sudah melayangkan suratnya ke DPR dan DPR melalui Badan Anggaran akan melakukan pembahasan. Aturan paling lambat 30 hari harus disampaikan kepada DPR oleh Pemerintah sudah dilayangkan ke DPR pada 29 Februari 2012 lalu.

Sesungguhnya Pemerintah Desember 2011 lalu berjanji tidak akan menaikkan BBM yang ada hanya pembatasan dan kenaikann TDL pada 1 April 2012 sehingga APBN 2012 tidak mengamanatkan kenaikan di 2012. Alasan Pemerintah pada saat itu karena harus dihitung cermat bagaimana daya beli, inflasi dan sebagainya karena BBM juga sarat politis. Kini di beberapa tempat BBM belum naik tapi angkot dan harga sudah mulai naik.

Agar kita lebih memahami persoalan dengan jernih ada baiknya kita pelajari alasan-alasan Pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi pada 1 April 2012 yang dirangkum dari berbagai sumber. Apakah jalan ini adalah jalan yang terbaik untuk bangsa Indonesia, ditengah begitu maraknya pemberitaan bahwa pemerintah dan DPR dan lembaga negara lainnya menghambur-hamburkan uang negara melalui APBN yang diterimanya, korupsi yang berasal dari APBN masih merajalela   sementara sekarang rakyat diminta untuk memahami kebijakan kenaikan yang akan dilakukan Pemerintah.

Alasan Pemerintah menaikkan harga BBM :

  1. Situasi krisis ekonomi dan politik global terutama Konflik di Selat Hormuz
  2. Naik tajamnya harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang bulan Feb lalu mencapai $122/barel.
  3. Meyedot APBN 2012 kepada subsidi, karena subidi hampir 20% dari APBN. Subsidi naik mencapai Rp137triliun melebih alokasi APBN 2012 sebesar Rp123triliun. Harga asumsi per barel $95/barel. Sedangkan kini sudah $122/barel. Subsidi listrik 95triliun dan akan dinaikkan bulan Mei 2012 bertahap sebesar 3%/bulan. APBN bisa jebol. Dengan kenaikan BBM bersubsidi Rp1500 per liter dan ICP(Indonesian Crude price) $105 per barel beban subsidi BBM tahun ini akan mencapai Rp137,4 triliun. Kalau ICP rata-rata $110 per barel, subidi mencapai Rp153,2triliun. Subsidi BBM akan membengkak menjadi Rp196 triliun bila ICP mencapai $125/barel. Untuk 2011 pemerintah membayar subsidi BBM dan LPG sebesar Rp 164,triliun untuk 40,3juta kilo liter.melebihi alokasi energi dalam APBN-P sebesar Rp129,7triliun. Karena ICP naik menjadi $109,9/barel. Adapun target produksi (lifting) minyak justru diturunkan dari 950 ribu barel per hari menjadi 930 ribu barel per hari. + subsidi dinilai salah sasaran bukan ke kalangan miskin tapi kepada yang mampu sebanyak 70%. Subsidi hanya habis kepada roda empat. Dengan kenaikan premium bersubsidi Rp1,500 dari 4500 menjadi 6000. Dengan asumsi ICP sebesar $105/barel. Pernah ada wacana naik Rp2000 per liter. Namun MK pernah putuskan bahwa harga BBM tidak boleh lepas dari harga pasar.

Apa Kompensasi dari kenaikan di atas? Apa yang akan dilakukan Pemerintah?

Kompensasi : Pemerintah menyiapkan dana Rp22Triliun dg 4 program:

–          Bantuan langsung sementara masyarakat (BLTM)

–          Pemberian beasiswa

–          Penambahan beras untuk rakyat miskin (raskin)

–          Kompensasi ke sektor transportasi berupa kupon ongkos angkutan dan bantuan STNK dan KIR

Sementara alasan-alasan penolakan masyarakat adalah sebagai berikut :

  1. Kenaikan harga barang pokok dan lainya ikut naik memberatkan rakyat
  2. Inflasi akan naik
  3. Pemerintah tidak sensitive kepada rakyat ditengah pemakaian APBN yang mewah bagi para pemimpinnya
  4. Ada indikasi liberalisasi ekenomi  umpamanya agar pom pom bensin asing laku.
  5. Lakukan cara lain yang lebih tidak memberatkan Rakyat sebagai alternative kebijakan seperti :
    1. pembatasan bbm bersubsidi.
    2. konversi bbm ke gas
    3. lakukan efisiensi APBN oleh pemerintah  (9 Maret 2012)
Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: