Skip to content

IUP OP(Operasi Produksi) KHUSUS UNTUK PENGOLAHAN DAN PEMURNIAN.

28 Maret 2012

Terbitnya Peraturan  Menteri(Permen) ESDM No. 7 Tahun 2012 tentang Peningkatan Nilai Tambah Mineral melalui kegiatan pengolahan dan pemurnian mineral pada tanggal 6 Februari 2012, dimana Pasal 21 berbunyi sebagai berikut :

“Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, Pemegang IUP Operasi Produksi dan IPR yang diterbitkan sebelum berlakunya Permen ini dilarang untuk menjual bijih (raw material atau ore) mineral ke luar negeri dalam jangka waktu paling lambat 3(tiga bulan) sejak berlakunya Permen ini.”

Untuk itu diperlukan persiapan untuk membangun “smelter” yang dapat mengolah dan memurnikan mineral agar Negara mendapat nilai tambah dengan memanfaatkan dan memperoleh mineral ikutan.

Bagaimana bagi pengusaha yang belum siap membangun smelter?

UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral Batubara  Pasal 102 menyatakan :

Pemegang IUP dan IUPK wajib meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral dan/atau batubara dalam pelaksanaan penambangan, pengolahan dan pemurnian, serta pemanfaatan mineral dan batubara.

Pasal 103

(1) Pemegang IUP dan IUPK Operasi Produksi wajib melakukan pengolahan dan pemurnian hasil penambangan di dalam negeri.
(2) Pemegang IUP dan IUPK sebagaimana dimaksud ayat (1) dapat mengolah dan memurnikan hasil penambangan dari pemegang IUP dan IUPK lainnya.
(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai peningkatan nilai tambah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 102 serta pengolahan dan pemurnian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur dengan peraturan pemerintah

Diperkuat lagi oleh PP No. 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara yakni  Pasal 93:

(1) Pemegang IUP OP dan IUPK OP mineral wajib melakukan pengolahan dan pemurnian untuk meningkatkan nilai tambah mineral yang diproduksi, baik secara langsung maupun melalui kerja sama dengan perusahaan, pemegang IUP dan IUP lainnya.
(2) Perusahaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) telah mendapatkan IUP OP khusus untuk pengolahan dan pemurnian

Dengan demikian bagi yang belum mempunyai “smelter” dapat bekerja sama dengan perusahaan, pemegang IUP yang lain sepanjang sudah memiliki IUP OP(Operasi Produksi) KHUSUS UNTUK PENGOLAHAN DAN PEMURNIAN.

Instansi mana yang mengeluarkannya?

Permen  ESDM 7/2012 menyatakan bawa kewenangan yang diberikan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota untuk pengurusan IUP OP khusus untuk Pengolahan dan Pemurnian diberikan oleh Dirjen Minerba atas nama Menteri.

Hal ini bertentangan dengan  PP No. 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara yakni  Pasal 93 ayat (3)

“IUP OP khusus untuk pengolahan dan pemurnian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diberikan oleh Menteri, Gubernur, atau bupati/walikota sesuai dengan kewenangannya”.

28 Maret 2012

7 Komentar
  1. Apin Hung permalink

    sore pak, boleh info untuk persyaratan pengajuan IUP OP Khusus Pengolahan dan Pemurnian khususnya untuk nikel, apa saja persyaratannya?apa ada regulasi khusus mengatur masalah ini?trmskh

  2. yonghan79 permalink

    Salam sejahtera pak,saya mau tanya.apakah ada batasan dalam hal pengolahan?misalkan nilai investasinya?lalu apakah iup op k itu terbatas dalam suatu wilayah saja atau bisa skala nasional?mksh

  3. ada yang minat IUP OP dan siap garap untuk mineral nikel gak?.
    luas lahan 199,5 Ha sudah C n C jarak lokasi kelaut Nol Km…rencana kami mau TO..

  4. That is a very good tip especially to those fresh to the blogosphere.
    Simple but very accurate info… Thank you for sharing this one.
    A must read post!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: