Skip to content

Inti Peraturan Menteri Keuangan RI N0. 75/PMK.011/2012 mengenai Bea Keluar bijih (raw material atau ore) mineral

28 Mei 2012
Inilah yang ditunggu para pelaku usaha tentang kepastian bahwa benar adanya bea keluar sebesar 20% untuk 65 untuk bijih (raw material atau ore) mineral sesuai dengan  Permenkeu No.  75 /2012 atau lengkapnya PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75/PMK.011/2012 TENTANG PENETAPAN BARANG EKSPOR YANG DIKENAKAN BEA KELUAR DAN  TARIF BEA KELUAR.Permenkeu No.  75 /2012 ini sudah berlaku mulai tanggal 16 Mei 20120 dan tidak hanya mengatur bea keluar untuk bijih (raw material atau ore) mineral tapi mengatur juga bea keluar  untuk  kulit dan kayu; biji kakao; kelapa sawit, Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya.Untuk itu kita akan fokus hanya pada aturan tentang bijih (raw material atau ore) mineral saja.

Pertimbangannya kenapa perlu ada Bea Keluar terhadap bijih (raw material atau ore) mineral:

  1. Perlunya pengendalian penjualan bijih (raw material atau ore) mineral ke luar negeri
  2. Meningkatkan nilai tambah
  3. Meningkatkan ketersediaan sumberdaya mineral di dalam negeri

Pasal – pasal yang penting adalah :

Pasal 1 ayat :

2. Bea Keluar adalah pungutan negara berdasarkan Undang- Undang Kepabeanan yang dikenakan terhadap barang ekspor.
3. Pemberitahuan Pabean Ekspor adalah pernyataan yang dibuat oleh orang dalam rangka melaksanakan kewajiban pabean di bidang ekspor dalam bentuk tulisan di atas formulir atau data elektronik.
4. Harga Patokan Ekspor yang selanjutnya disingkat HPE adalah harga patokan yang ditetapkan secara periodik oleh menteri yang tugas dan tanggung jawabnya di bidang perdagangan setelah berkoordinasi dengan menteri/kepala lembaga pemerintah non kementerian/kepala badan teknis terkait.
5. Harga Ekspor adalah harga yang digunakan untuk penghitungan Bea Keluar.
6. Harga Referensi adalah harga rata-rata internasional dan/atau harga rata-rata bursa komoditi tertentu di dalam negeri untuk penetapan tarif Bea Keluar yang ditetapkan secara periodik oleh menteri yang tugas dan tanggung jawabnya di bidang perdagangan setelah berkoordinasi dengan menteri/kepala lembaga pemerintah non kementerian/kepala badan teknis terkait.
Pasal 2
Terhadap barang ekspor dapat dikenakan Bea Keluar.
(2) Besaran tarif Bea Keluar atas barang ekspor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan sebagai berikut:
d. untuk bijih (raw material atau ore) mineral sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran IV yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
Pasal 10
(1) Terhadap campuran bijih (raw material atau ore) mineral yang mengandung dua atau lebih jenis bijih (raw material atau ore) mineral sebagaimana tercantum dalam Lampiran IV dapat dikenakan Bea Keluar.
(2) Campuran bijih (raw material atau ore) mineral sebagaimana dimaksud pada ayat (1), meliputi:
a.  campuran dari dua atau lebih jenis barang yang dikenakan Bea Keluar sebagaimana tercantum dalam Lampiran IV yang berbeda harganya.
b. campuran dari jenis barang yang dikenakan Bea Keluar sebagaimana tercantum dalam Lampiran IV dengan jenis barang yang tidak dikenakan Bea Keluar.
Pasal 11
(1) Bea Keluar atas campuran bijih (raw material atau ore) mineral sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (2) huruf a dihitung berdasarkan harga tertinggi dari komponen campuran.
(2) Bea Keluar atas campuran bijih (raw material atau ore) mineral sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (2) huruf b dihitung berdasarkan harga tertinggi dari komponen campuran yang dikenakan Bea Keluar.
Pasal 12
Jumlah satuan barang untuk penghitungan Bea Keluar campuran bijih (raw material atau ore) mineral sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 adalah berat total campuran bijih (raw material atau ore) mineral.
(28 Mei 2012)
Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: